Blogger Jateng

Lima Tim, Lima Medali! SD YPSA Medan Sabet 3 Gold dan 2 Silver di WICE 2026


 

MEDANDAILYNEWS - Sebanyak 30 siswa SD Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) Medan menorehkan prestasi membanggakan pada ajang 8th World Invention, Competition, and Exhibition (WICE) 2026 yang digelar di SEGi University, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 19–24 September 2026.

Kepala SD YPSA Eko Akbar Sukmana mengatakan dalam kompetisi inovasi dan penelitian tingkat internasional tersebut, delegasi SD YPSA yang terbagi dalam lima tim berhasil membawa pulang tiga Gold Medal dan dua Silver Medal melalui lima karya penelitian dan inovasi yang mereka kembangkan.

“Kelima tim tersebut yakni Brikees yang meraih Silver Medal, Avobanabi meraih Gold Medal, PlantSip meraih Silver Medal, Wassaval meraih Gold Medal, serta NC Team melalui inovasi BioRoot Cube yang juga berhasil meraih Gold Medal”, jelasnya.

Tim Brikees yang beranggotakan Faatir Fathurrahman, Athallah Faiz Razqa, Putri Hasian Anwar Harahap, Fathan Rahsya Abrizam Nasution, Muhammad Uwais Alhasby, dan Shatierra Laiqa Al Hadi mengembangkan batu bata ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah kulit telur dan cangkang kerang yang dicampurkan dengan semen sebagai bahan pengikat.

Sementara itu, tim Avobanabi yang terdiri dari Fathurrahman Arrizqi, Sheryl Ezalea Adara, Azkadina Kanzia Amrullah, Raiqah Qurratu Raiandra, Baim Satria Purba, dan Muhammad Raffasya Chairi Maliq mengembangkan bioplastik dari biji alpukat dan kulit pisang sebagai alternatif plastik konvensional.

Tim PlantSip yang beranggotakan Danendra Elfatih Hasibuan, Tazkiyah Ayang Kirana Purba, Omar Marisi Lubis, Farzan Ashraf Raditya, Cut Rania Alesha Azzahra, dan Ufaira Nur Afifah Bahri menghadirkan sistem pot tanaman penyiram otomatis yang memanfaatkan botol plastik bekas sebagai reservoir air serta sistem wick untuk menyalurkan air melalui gaya kapilaritas.

Selanjutnya, tim Wassaval yang terdiri dari Arziki Fatih Saverio Mouza, Aprilia Humaira Aditya, Anindya Rezki, Falisha Elora Arasely, Kamaliq Mousand Ahmad, dan Aidan Arkan Yudha mengembangkan bioleather biodegradable dengan memanfaatkan berbagai limbah tanaman untuk menghasilkan material menyerupai kulit.

Adapun NC Team yang beranggotakan Muhammad Aoki Airlangga, Firhan Amawi Munthe, Adam Abbasy Mutyara, Muhammad Fakhry Abqary, Shazfa Arisya Syua Ginting, dan Khansa Zhafira Salam memperkenalkan BioRoot Cube, media tanam berbentuk kubus yang dapat terurai secara hayati dan dikembangkan dari campuran tanah, serat batang semu pisang, serat eceng gondok, biochar, serta gelatin sebagai pengikat alami.

Keikutsertaan 30 siswa dalam WICE 2026 menjadi bagian dari komitmen SD YPSA dalam membangun budaya riset, kreativitas, inovasi, serta keberanian siswa untuk mengembangkan dan mempresentasikan karya mereka di tingkat internasional.

Kepala Pendidikan dan IT YPSA Bagoes Maulana mengatakan bahwa melalui ajang tersebut, para siswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam mempresentasikan hasil penelitian, bertukar wawasan dengan peserta dari berbagai negara, serta membawa nama YPSA Medan ke panggung inovasi internasional.

“Ini merupakan bagian dari ikhtiar kami untuk menjadikan SD YPSA sebagai sekolah unggulan di Kota Medan dan Sumatera Utara, serta menjadi pilihan terbaik bagi siswa dan orang tua,” tegasnya.

Posting Komentar untuk "Lima Tim, Lima Medali! SD YPSA Medan Sabet 3 Gold dan 2 Silver di WICE 2026 "