![]() |
| Siswa SMA Shafiyyatul Amaliyyah berfoto bersama usai menerima penghargaan di MTE 2026. Foto Istimewah |
MEDANDAILY NEWS - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi SMA Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) di kancah internasional. Dalam ajang bergengsi Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 yang digelar pada 9–11 April di World Trade Centre Kuala Lumpur, Malaysia, para pelajar ini sukses membawa pulang 1 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu.
Capaian ini disampaikan langsung Kepala SMA YPSA, Dahliana S.Pd., M.M., saat menyambut kepulangan para siswa di Bandara Kualanamu, Senin (13/4/2026). Ia mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan dan dedikasi siswa yang telah melewati proses seleksi ketat sebelum tampil di ajang internasional tersebut.
“Alhamdulillah, ini menjadi kesempatan luar biasa bagi siswa untuk mengembangkan potensi di bidang inovasi dan teknologi. Kami yakin mereka mampu membawa nama baik YPSA dan Indonesia di tingkat global,” ujarnya.
Sebanyak 28 siswa yang terbagi dalam 4 tim berhasil menyumbangkan medali melalui berbagai inovasi berbasis sains dan teknologi yang aplikatif.
Prestasi tertinggi diraih tim Enzy Polybeads yang sukses membawa pulang medali emas sekaligus Special Award dari CIIS Taiwan. Tim ini menciptakan inovasi berupa butiran hidrogel berenzim yang mampu menangkap sekaligus mengurai mikroplastik dalam air—sebuah solusi nyata untuk isu lingkungan global.
Tak kalah menarik, tim Banapo-Nano meraih medali perak dan Special Award dari IIPNF melalui inovasi masker ramah lingkungan berbahan kulit pisang, ekstrak daun sirih, dan karbon aktif yang dirancang untuk melindungi dari polusi udara.
Sementara itu, tim Flexacore juga menyumbang medali perak lewat inovasi rompi pintar yang berfungsi menjaga postur tubuh dan mencegah skoliosis—menjawab kebutuhan kesehatan generasi muda.
Adapun medali perunggu diraih tim Shell-Heal Concrete dengan inovasi beton cerdas yang mampu memperbaiki retakan secara mandiri, teknologi yang berpotensi besar dalam dunia konstruksi masa depan.
Kepala Departemen Pendidikan dan IT YPSA, Bagoes Maulana, M.Kom., menegaskan bahwa prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan YPSA sebagai sekolah Islam internasional di Medan.
“Ini adalah hasil dari kreativitas, kerja keras, dan dedikasi siswa dalam menghadirkan solusi inovatif berbasis sains. Kami terus berkomitmen menjadikan SMA YPSA sebagai sekolah terbaik di Kota Medan dan pilihan utama bagi orang tua,” tegasnya.
Ajang Malaysia Technology Expo sendiri dikenal sebagai salah satu pameran inovasi terbesar di Asia yang mempertemukan pelajar, peneliti, startup, hingga pelaku industri dari berbagai negara, sekaligus membuka peluang kolaborasi global.
Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi bukti bahwa pelajar daerah mampu bersaing dan unggul di panggung dunia.

Posting Komentar untuk "Bikin Bangga! 28 Siswa YPSA Taklukkan Ajang Dunia, Inovasinya Sampai Diakui Internasional"