Blogger Jateng

Jauh dari Gadget, Siswa SD di Medan Ini Fokus Hafal Surah As-Sajdah

 



MEDANDAILYNEWS - Dengan latar alam yang sejuk dan kondusif untuk menumbuhkan ketenangan, kebersamaan, serta nilai-nilai Qur’ani, sebanyak 90 siswa-siswi SD Tahfidz Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) mengikuti kegiatan Mukhoyyam selama dua hari, pada 14–15 Januari 2026, di Villa Green Hill Sibolangit, Sumatra Utara.


Keberangkatan siswa-siswi SD Tahfidz YPSA dilepas langsung oleh Ketua Umum YPSA Hj. Rahmawaty, didampingi Pembina YPSA Buya Sofyan Raz, Azhar Fauzi selaku Kepala Departemen Keislaman dan Dakwah YPSA, serta jajaran pengurus harian YPSA, Rabu (14/1/2026). Rombongan turut didampingi oleh guru dan tenaga pendidik, tenaga keamanan, serta tenaga medis.

Dalam sambutannya, Hj. Rahmawaty menyampaikan doa dan harapan agar seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan baik dan kembali dalam keadaan sehat.

“Kita doakan semoga siswa-siswi SD YPSA menjadi anak-anak yang sholeh dan sholeha, pergi dan pulang dalam keadaan sehat. Insya Allah mereka pulang membawa hafalan Al-Qur’an sesuai target. Semoga Allah memberikan keberkahan, dan kelak di akhirat nanti merekalah yang memberikan mahkota kepada kedua orang tuanya di surga. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin,” ujarnya.

Kepala SD Shafiyyatul Amaliyyah, Eko Akbar Sukmana, menjelaskan bahwa Mukhoyyam Qur’ani ini merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sejak dini serta menumbuhkan kecintaan yang mendalam terhadap Kalamullah.

“Agenda utama Mukhoyyam ini adalah mentadaburi Surah As-Sajdah. Melalui kegiatan tadabur, siswa tidak hanya menghafal ayat-ayat Al-Qur’an, tetapi juga merenungi makna, hikmah, dan pesan kehidupan yang terkandung di dalamnya, sehingga Al-Qur’an benar-benar hadir dalam sikap dan perilaku sehari-hari,” jelas Eko.

Ia menegaskan bahwa Mukhoyyam merupakan proses pembinaan ruhani.

“Kami ingin anak-anak tumbuh bersama Al-Qur’an, memahami maknanya, mengamalkannya, dan menjadikannya sebagai pedoman hidup. Harapannya, nilai-nilai dari tadabur Surah As-Sajdah ini melekat kuat dalam hati mereka dan menjadi bekal perjalanan hidup ke depan,” tambahnya.

Setibanya di Villa Green Hill, Wakil Kepala SD YPSA Muhammad Ihsan secara resmi membuka kegiatan Mukhoyyam dan memberikan amanah kepada Ustadz Mahmud selaku ketua panitia untuk melaksanakan seluruh rangkaian program.

Sementara itu, Kepala Departemen Pendidikan dan IT YPSA, Bagoes Maulana, M.Kom., menyampaikan bahwa YPSA sebagai salah satu sekolah Islam internasional di Kota Medan berkomitmen mengisi Program Mukhoyyam Al-Qur’an dengan kegiatan yang bermakna dan membentuk generasi emas yang beriman.

“Ini merupakan wujud ikhtiar kami menjadikan YPSA sebagai sekolah terbaik di Kota Medan, Sumatra Utara, serta menjadi pilihan tepat bagi siswa dan orang tua,” tegasnya.

Secara etimologis, Mukhoyyam berasal dari bahasa Arab yang berarti berkemah atau camping. Kegiatan ini merupakan aktivitas luar ruang bagi siswa-siswi penghafal Al-Qur’an untuk melatih hafalan, membangun ketahanan fisik, serta menumbuhkan semangat keislaman dan kebangsaan. Mukhoyyam juga menjadi salah satu sarana tarbiyah dalam membentuk karakter siswa tahfidz yang tangguh dan berakhlak Qur’ani.




Posting Komentar untuk "Jauh dari Gadget, Siswa SD di Medan Ini Fokus Hafal Surah As-Sajdah"