Blogger Jateng

Pelajar SMP Asal Medan Tembus Ajang Internasional, Bawa Pulang Medali Emas dan Perak dari Malaysia

 


MEDANDAILYNEWS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi SMP Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA). Delegasi pelajar SMP YPSA berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Medali Emas dan Medali Perak dalam ajang internasional World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, pada 17–22 Mei 2026.

Ajang WYIE 2026 merupakan kompetisi inovasi internasional bergengsi yang menjadi wadah para inovator muda dari berbagai negara untuk menampilkan kreativitas serta karya terbaik mereka. Tahun ini, kompetisi diikuti lebih dari 1.000 karya inovasi dari 17 negara, di antaranya Malaysia, Algeria, China, Indonesia, Hong Kong, Oman, Arab Saudi, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Macao, Qatar, dan negara lainnya.

Kepala SMP Shafiyyatul Amaliyyah, Linda Haryati, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para siswa yang mampu bersaing di tingkat internasional.

“Partisipasi dalam WYIE 2026 menjadi langkah penting bagi siswa SMP YPSA untuk memperluas pengalaman, membangun jejaring internasional, serta mengharumkan nama sekolah dan Indonesia di kancah dunia,” ujarnya.

Prestasi membanggakan tersebut diraih melalui dua karya inovasi unggulan siswa.

Tim OilLock Eco-Sachet berhasil meraih Medali Emas melalui inovasi ramah lingkungan berbentuk serbuk biomassa yang dirancang untuk menyerap dan memadatkan limbah minyak goreng bekas rumah tangga.

Inovasi tersebut hadir sebagai solusi terhadap persoalan pembuangan minyak jelantah yang masih sering dilakukan sembarangan dan berpotensi mencemari lingkungan, terutama saluran air serta tanah. Produk ini juga dirancang agar mudah digunakan sehingga membantu masyarakat mengelola limbah minyak secara lebih aman, higienis, dan berkelanjutan.

Tim OilLock Eco-Sachet terdiri dari Muhammad Reyhan Armando Pohan, Cut Shafira Afiya, Maliqha Putri Chairunnisa, Najwa Kiandra Putri, Omar Ghani Mutyara, Muhammad Farrell Khairil, dan Iman Abdul Fattaah Henry.

Sementara itu, inovasi BIO-SPONGE sukses meraih Medali Perak. Produk tersebut merupakan spons pencuci piring ramah lingkungan yang dirancang untuk membantu mengurangi pencemaran mikroplastik akibat penggunaan spons sintetis berbahan plastik.

BIO-SPONGE dibuat dari perpaduan bahan alami berupa 40 persen serat luffa, 30 persen sabut kelapa, 20 persen karbon aktif, dan 10 persen flavonoid daun sirih. Kombinasi bahan tersebut menghasilkan spons yang efektif membersihkan peralatan rumah tangga sekaligus lebih aman bagi lingkungan.

Tim BIO-SPONGE terdiri dari Agha Naufal Hasrimi, AR Rasyid Bakhtiar Sibarani, M. Chairuddin Martua Lubis, Deandra Azzalia, Wan Queen Khumairah, Raja Ngayak Kafi Sebayang, dan Faras Mita.

Kepala Departemen Pendidikan dan IT YPSA, Bagoes Maulana, M.Kom, mengatakan prestasi tersebut menjadi bukti nyata kreativitas dan dedikasi siswa YPSA dalam menghadirkan solusi inovatif berbasis sains di tingkat internasional.

“Ini juga menjadi wujud ikhtiar kami menjadikan YPSA sebagai sekolah terbaik di Kota Medan, Sumatra Utara, serta menjadi pilihan tepat bagi siswa dan orang tua,” tegasnya.

Keberhasilan ini kembali menegaskan komitmen SMP Shafiyyatul Amaliyyah dalam membina generasi muda yang unggul, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat global.

Posting Komentar untuk "Pelajar SMP Asal Medan Tembus Ajang Internasional, Bawa Pulang Medali Emas dan Perak dari Malaysia"