Blogger Jateng

Ciputra Hospital CitraRaya Sampaikan Klarifikasi Soal Video Viral Dugaan Penolakan Pasien

 



MEDANDAILYNEWS - Manajemen Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang melalui Tim Legal secara resmi menyampaikan hak jawab dan klarifikasi terkait pemberitaan viral mengenai dugaan penolakan pelayanan terhadap seorang pasien anak berusia 4 tahun.

Dalam pernyataan tertulisnya, pihak rumah sakit menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Manajemen memastikan tidak pernah menolak memberikan pelayanan kepada pasien anak tersebut. Sejak awal kedatangan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), pasien telah mendapatkan penanganan medis, mulai dari pemeriksaan dokter, pemasangan infus, hingga konsultasi dengan dokter spesialis anak. Bahkan, pasien juga telah direkomendasikan untuk menjalani perawatan rawat inap.

Pihak rumah sakit juga menjelaskan bahwa sosok Edih Jayadi yang terlihat dalam video viral bukan merupakan ayah kandung pasien, melainkan kakek dari anak yang sedang dirawat.

Dalam video yang beredar, Edih Jayadi tampak marah dan meminta agar “anaknya” dirawat. Namun, berdasarkan klarifikasi rumah sakit, yang dimaksud dengan “anak” tersebut adalah anak kandungnya, yakni ibu dari pasien (Ny. A), bukan cucunya yang sedang dirawat di IGD.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, kondisi Ny. A dinilai tidak dalam keadaan gawat darurat dan tidak memiliki indikasi untuk menjalani rawat inap. Oleh karena itu, secara medis, yang bersangkutan tidak memenuhi syarat untuk dirawat inap.

Manajemen menilai pernyataan yang disampaikan dalam kondisi emosi tersebut kemudian disajikan secara tidak utuh, sehingga memunculkan kesan seolah-olah rumah sakit menolak perawatan pasien anak.

Padahal, faktanya, pasien anak berinisial M.A telah dan sedang mendapatkan pelayanan medis secara optimal di IGD Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang.

Sebelumnya, peristiwa ini menjadi viral setelah diunggah oleh akun media sosial Wartawan Lintas. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa anak dari seorang aktivis bernama Edih Jayadi diduga tidak mendapatkan pelayanan maksimal.

Dalam narasi yang beredar, keluarga pasien juga disebut mengalami kesulitan saat mengurus rawat inap menggunakan layanan BPJS Kesehatan. Karena merasa kecewa, keluarga kemudian membawa pasien ke Metro Hospital untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Manajemen Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang menegaskan bahwa pihaknya selalu berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sesuai standar medis dan prosedur yang berlaku.

Pihak rumah sakit juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum diverifikasi kebenarannya, serta mengedepankan klarifikasi dari berbagai pihak agar tidak terjadi kesalahpahaman di ruang publik.

Posting Komentar untuk "Ciputra Hospital CitraRaya Sampaikan Klarifikasi Soal Video Viral Dugaan Penolakan Pasien"